Selasa, 18 November 2014

Renung Senja #23

Aku ingin mengatakan bahwa tetaplah menjadi dirimu sendiri. Engkau berdaulat atas sikap dan prinsipmu, engkau merdeka atas segala jeratan dan aturan-aturan. Ini bukan pembelaan apalagi pembenaran mengenai sikap dan perilaku. Tapi merupakan idealitas tentang arti hidup, kemandirian lelaku, dan pijakan berpikir. 

Lihatlah matahari, yang bersinar setiap pagi. Lalu tenggelam kembali saat gelap mulai menanti. Nah, hiduplah seperti alam. Hidup bukan karena kamu berani atau takut, tidak karena kamu sedih atau bahagia, apalagi kamu tergeletak karena penderitaaan. Jangan kamu meletakkan hidup hanya atas keberanian, ketakutan, penderitaan, atau kebahagiaan. ‘Mereka’ semua hanyalah ‘anak buah’, kamulah yang sesungguhnya ‘ketuanya’. 

Penderitaan pun, kalau diolah dan dimanage sedemikian rupa akan menjadi berkah. Dalam momentum tertentu justru kemudahan akan diperoleh melalui penderitaan. Jadi, penderitaan itu baik.