Tampilkan postingan dengan label Sajak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sajak. Tampilkan semua postingan

Senin, 18 Mei 2015

AKU - Karya Chairil Anwar

Kalau sampai waktuku

‘Ku mau tak seorang kan merayu
Tidak juga kau

Tak perlu sedu sedan itu
   
Aku ini binatang jalang

Dari kumpulannya terbuang

Biar peluru menembus kulitku

Aku tetap meradang menerjang

Luka dan bisa kubawa berlari

Berlari

Hingga hilang pedih peri

Dan aku akan lebih tidak perduli

Aku mau hidup seribu tahun lagi

Maret 1943

Senin, 17 Oktober 2011

Ikhlas


Ikhlas itu siksaan….
Ikhlas itu memendam sakitnya hati..
Ikhlas itu rela tak dihiraukan dan tak dianggap..
Ikhlas itu sanggup berdiri tegak dengan dua kaki sendiri..
Ikhlas itu mampu tersenyum ditengah cambukan musuh..
Ikhlas itu mau berkorban dan berjuang..
Ikhlas itu perbuatan bukan ucapan apalagi koar-koar..
Ikhlas itu kau butuh pertolongan Tuhan..
Ikhlas itu kau ingin dipeluk dengan kasihNya..
Ikhlas itu objektivitas sosial..
Ikhlas itu angel..
Ikhlas itu sakit..
Ikhlas itu menangis..
Ikhlas itu menahan..
Ikhlas itu penuh luka..
Ikhlas itu penuh dengan rintihan..
Ikhlas itu Dukamu tak ada yang tahu…
Ikhlas itu tercabik-cabiknya hati karena ejekan, tudingan, fitnah, pembunuhan karakter..de-el-el..
Ikhlas itu pengklaiman karyamu yang dianggap karyanya..
Ikhlas itu kalahnya akal oleh hantaman hati…
Ikhlas itu kau hisap berbatang-batang rokok karena tak ada pelampiasan lain selain itu..
Ikhlas itu kau sruput bergelas-gelas kopi karena tak ada yang membuat lega tenggorakanmu selain itu...
Ikhlas itu kau pejamkan mata tuk menahan tangis, amarah, dengki, hasut, yang pelan-pelan air matamu keluar karenanya..
Ikhlas itu ingin kau pulang memeluk ibundamu..
Ikhlas itu kau ingin meminta maaf pada ayahmu..
Ikhlas itu kau tawassul untuk Nabi, ustad, kyai, dan seluruh mukminin agar silatrahim do’a mampu meneguhkan hati dan akalmu….  
Ikhlas itu kau selalu menyebut “Ya Allah, wahai sang hyang widy, wahai yesus, kau sebut nama Tuhan gar Dia menyelinap di kalbu dan membuat tentram ditengah-tengah keterperukan dan ketidakberdayaanmu…
Ikhlas itu sujudmu pada sajadah cinta Nabi dan Tuhan…
Ikhlas itu kau akan disayang oleh Tuhan..
Ikhlas itu kau akan disediakan surgaNya..
Ikhlas itu kau akan dido’akan oleh malaikat karena keteguhan dan kesabaranmu..
Ikhlas itu kau akan didatangi Nabi dalam mimpimu..
Ikhlas itu Tuhan diam-diam iri kepadamu..
Dan Ikhlas itu…
Adalah pencapaian derajat keimananmu di mata Tuhan, bukan dimata manusia..

Malang, 12 Oktober 2011
_HambaMu yang sakit_

Rabu, 28 September 2011

Membunuh Tuhan

Katanya hidup itu belajar ya?
Belajar tentang apa saja
Belajar untuk apa
Dan belajar pada siapa
Aku ingin belajar
Belajar membunuh
Membunuh waktu
Membunuh dunia
Bahkan aku ingin Membunuh Tuhan
Ha..rasa-rasanya Tuhan pun tak keberatan jika aku ingin
Membunuh keberadaanNya
Maafkan kelancanganku wahai Tuhan
Wahai Yahova yang esa
Wahai Sang Hyang Widy
Wahai Tuhan Bapa
Wahai Yahweh
Untuk sementara ini, berikan aku kesempatan
Untuk membunuh semuanya…
Bahkan untuk membunuhMu sekalipun